Hanya Marquez yang Paham Soal Motor Balap Honda RC213V


Manajer tim Repsol Honda Alberto Puig berharap Marc Marquez bisa mengikuti tes MotoGP di Misano pada September mendatang.

Seperti diketahui performa Honda terus menurun, hal ini tak terlepas dari Marc Marquez yang tidak bisa terlibat penuh dalam pengemabangan motor selama dua tahun terakhir.

Maka dari itu, Puig berharap Marquez bisa segera mengendarai motor RC213V untuk mencari letak kelemahannya. Sebab, hanya rider yang bisa memahami dan memperbaiki masalah yang ada pada tunggangannya.

“Saya pribadi berpikir dia (Marquez) tidak akan berada di sana untuk balapan. Setidaknya bisa melakukan empat lap untuk memberi tahu kami sesuatu," ujar Puig dikutip dari MotoGP, Rabu (24/8/2022).

Menurut Puig, tes Misano sangat penting dalam menentukan arah pengembangan prototipe RC213V untuk tes di Valencia. Meski ada Pol Espargaro, namun dirinya merasa hanya Marquez yang paling tahu seluk beluk motor tersebut.

“Tes Misano sangat penting untuk mempersiapkan 'prototipe' untuk Valencia. Jika Marquez tidak ada di sana, kami akan sedikit buta,” kata dia.

“Dalam kasus-kasus sebelumnya, kami harus sedikit bergantung pada Pol dan kemudian pada pebalap penguji. Tapi tentu saja, orang yang paling tahu motor ini dari pengalaman. Marquez sangat mengenal motor ini. Jika dia tidak di tes Misano, kami akan melakukan hal yang sama dan itu akan menjadi rumit,” lanjutnya.

Puig pun berharap pemeriksaan terbaru di lengan kanan Marquez mendapatkan hasil perkembangan yang positif. Sehingga rider andalan Repsol Honda bisa kembali memacu motor di lintasan.

“Dokter telah mengatakan kepadanya, pada 25-26 Agustus akan dilakukan (pemindaian) CAT untuk melihat kondisi tulangnya. Jika tulangnya baik-baik saja, silakan. Kami akan melihat bagaimana tulangnya saat dilakukan CT scan,” kata Puig.

Bukan rahasia umum lagi, absennya Marquez membuat performa Honda menukik tajam. Saat pebalap andalannya cedera, tidak ada pebalap Honda lainnya yang bisa tampil kompetitif.

Bahkan meski sudah absen di enam balapan, koleksi poin Marquez masih lebih tinggi dibanding tiga rider Honda lainnya. Marquez sendiri berada di peringkat ke-14 dengan raihan 60 poin, sedangkan Takaaki Nakagami di posisi 16 (45 poin), Pol Espargaro ke-17 (42 poin), dan Alex Marquez ke-18 (27 poin).

Pada pertengahan musim ini, tim pabrikan Honda juga berada di peringkat keenam pada klasemen pabrikan. Jika dilihat poinnya, tertinggal hingga 161 poin dari Ducati yang memimpin klasemen.
 

Related contents